Senin, 11 Maret 2013

for you...

At the end of this road I walk on
At this road that was allowed to me
I, who used to love and love you more
Remain here alone...

All my love has burned up 
and the only thing remaining
Is the exhausted scars from waiting
I can't forget a person like you
Only tears fall

When my love has all washed away
Only the longing scars remain
Only the words, “good bye” remain
So I can't forget you !

When I meet you...
I can tell you now that I longed for you
I long for you, so I couldn’t forget you..

Minggu, 10 Maret 2013

there is memory

diantara sela-sela daun, diantara ranting-ranting yang tajam
aku mengingatmu
dalam senyum yang diterpa cahaya matahari dari rerimbunan daun
aku menunggu mu
satu, dua, tiga...
kuhitung jajaran memori yang masih bisa kuingat
tapi, hanya yang hitam saja yang selalu muncul
apakah hanya itu memori yang kita punya?

senyum yang selalu kuingat
apakah itu nyata atau semu?

seandainya itu nyata, benarkah nyata?
akan jadi melegakan, aku  tidak hanya bermimpi
tapi bagaimana ternyata itu tak lebih dari sekedar bayangan semu?


if there is no memory, you can't be with them in your heart
if you have your memory, you can be with them forever

Jumat, 08 Maret 2013

Karena Apa?

sebenarnya aku suka bakso. suka suka suka sekali. tapi ternyata belakangan muncul banyak bakso babi, semacam rumor yang membingugkan. sebuah alasan prinsipil yang susah diterima, hingga aku harus tidak menyukainya. aku tidak lantas berkata "aku tidak memakanya! aku tidak menyukainya!". aku akan tetap menyukainya, meski berat untuk tidak menyukainya lagi, dan itu munafik.

(haha sedikit memberi cerita yang membuat anda cerdas)

Saat aku yakin, "yahh...aku sudah lupa!" ternyata semua itu hanya sebuah fatamorgana, semu, dan bukan kenyataan. Saat aku berkata, "oke....bukan masalah yang besar!", yaa...nyata nya aku tidak bisa berhenti untuk memikirkannya.

Kini hanya 2 dari 7...
menyedihkan....
tapi inilah kenyataan. jika memang jalan ini yang terbaik, Allah pasti sudah mengaturnya untuk kita, kan?
ini lah yang terbaik dari segala solusi yang aku pikirkan selama ini. apakah kamu juga memikirkannya?

bohong sekali, dan harus kamu tau...aku suka berbohong dengan semua yang berkaitan denganmu.
aku adalah penipu, kamu tidak perlu mempercayai apapun, anything, yang aku katakan, believe me!
aku bilang, "jangan menangis! Tidak, aku tidak menangis! yaa...aku mungkin seorang wondergirl! aku terlalu kuat hanya untuk masalah ini!"...dan ini semua hanya kebohongan atau kebenaran?

hai!
renkarnasi itu ada tidak?
pasti kamu menjawab tidak :)
yaaa...bahkan di dunia selanjutnya, kamu akan memohon kepada Tuhan agar tidak bertemu dengan ku.
sama...aku akan memohon untuk hal yang sama.
aku tidak ingin menjadi orang munafik, pembohong, hanya karena suatu hal...aku menyukaimu meski kamu sebuah bakso babi, kan?

menyebutmu bakso babi bukan hal yang buruk kan? aku tidak tau harus menyebutmu apa..
menulis nama mu saja aku tidak pernah sanggup, sejak tau aku menyukaimu...
dan aku menyukai bakso babi. tapi kita tidak bisa saling menyukai kan?
karena apa?

Rabu, 20 Februari 2013

Tidak akan sama lagi

Suatu hari dibulan Febuari di tahun 2013...
saat ini sedang hujan...
"tik tik tik" suara rintik-rintik disertai bau petrichor yang menenangkan.
kini hujan tidak lagi aku tunggu. disaat dulu, hujan selalu terasa menjadi hal yang aku tunggu.
karena suara hujan...tetesan air hujan....mampu menyamarkan sesuatu yang menetes dan lebih deras dari air hujan.
ya. sesuatu itu kini aku simpan, aku kurung, dan tidak akan keluar lagi.
aku janji.

usia ku hampir saja akan mengginjak di angka yang baru.
kata ibu, aku sudah dewasa.
tapi aku tidak tahu...berapa banyak orang seusiaku yang sudah "dewasa", termasuk kamu dan aku.

aku memang sedih. dan aku tahu.
tapi kini...semua tidak akan sama lagi.
karena kini sedih itu tidak monoton. aku tidak akan melihatmu dengan tatapan sedih, atau bahkan bersembunyi untuk menangis. tidak.
aku tidak akan melihatmu lagi, karena kamu juga begitu.
aku akan tertawa dan tersenyum agar semua orang di dunia bahkan diakhirat tahu aku tidak sedih lagi, termasuk...kamu.

aku sangat sedih. dan aku benar-benar tahu. aku sedih, dan rasanya sakit. aku lebih tahu.
tapi aku sudah janji aku tidak akan menangis, meski suatu hari kamu berlari dan menghujamkan sebilah samurai untuk membunuhku.
aku siap mati ditanganmu. karena mekipun sekarang aku masih hidup, aku hanya pura-pura hidup, dan harus pura-pura tidak melihatmu adalah jutaan kali lebih menyiksa.

sekarang hujan...
yang aku ingat, jika hujan....ada kenangan yang sudah mati.
bahkan meski disiram dengan milyaran kubik air hujan saja....mungkin tidak akan hidup lagi.
semua sudah tidak akan sama lagi.

Jumat, 26 Oktober 2012

27/10

dengan melihat matamu...aku ingin menyukaimu..
aku ingin menyukaimu dengan segala apa yang ada didirimu. tak peduli apa yang akan terjadi suatu hari jika aku menyukaimu, tak peduli kapan kita harus berpisah, karena aku menyukaimu. tak peduli apakah kita bisa bersama jika aku menyukaimu...
aku ingin menyukaimu, meski aku takut dengan hidupku sendiri, atau aku tidak yakin dengan hatiku sendiri. aku ingin menyukaimu...

dengan mendengar suaramu...aku ingin memahamimu...
aku ingin memahami apa yang kamu rasakan, apa yang sedang terjadi pada dirimu, dan apa yang membuatmu sedih. aku ingin memahami mu ketika kamu berbicara. memahami setiap detak jantung yang terasa memburu meski hanya mendengar suaramu. memahami, ketika rindu begitu mencekik perasaan. aku selalu ingin memahaminya..

tapi aku tidak bisa

Minggu, 30 September 2012

Perempuan Ini

Kadang aku selalu bertanya,
"kenapa aku suka menempatkan diri pada keadaan yang sulit?"
"kenapa aku selalu mau mengalah?"
"kenapa membiarkan oranglain mengambil yang manis dan aku memilih menggambil sisanya?"
"mengapa aku selalu mau menerima perlakuan seperti ini?"
"menggapa aku lebih memilih melihat orang lain senang dan aku yang sengsara?"
kenapa?
apa ini yang namanya sabar? apa ini yang nama nya ikhlas? apa ini yang namanya peduli? apa ini yang disebut toleransi?
kenapa tidak hati ku sendiri yang memberi peduli pada dirinya sendiri? kenapa tidak dia sabar untuk dirinya sendiri?
kenapa?
kenapa aku cepat puas dengan mengatakan "aku baik-baik saja" atau aku akan tenang hanya dengan mengeluarkan beberapa cc air mata?
aku yakin tidak hanya aku di dunia ini yang merasakan seperti ini, ada puluhan, ribuan, dan bahkan jutaan orang yang "mungkin" merasakan hal yang sama, kan?
apa yang mereka lakukan dengan perasaan seperti ini? apa mereka marah? kecewa? atau tertawa? dan aku yakin banyak perempuan diluar sana yang menyelesaikannya dengan menangis.

seorang laki-laki berkata padaku,"jadi perempuan jangan cengeng! baru gitu aja nangis..!"
oh ya? se-simpel itu kah pemikirannya? sedangkal itukah perasaannya?
mungkin dia tidak tahu bagaiamana kekuatan "air mata" yang sebenarnya.
saat marah, dan aku tahu aku harus menahannya, air mata bisa membuatnya keluar dengan bentuk yang berbeda !
saat sedih, ketika tidak ada orang yang bisa mendengar keluh kesah ku, air mata selalu bisa mengurangi beban itu!
saat bahagia, air mata tahu bagaimana dia banyak berperan dalam "bahagia" itu...

aku ingat kejadian beberapa hari yang lalu, ketika aku melakukan sebuah kesalahan, dan seseorang mengatakan  hal yang membuatku sedih. saat itu aku ingin marah, aku kecewa, sedih, dan semua perasaan yang menjadi satu yang membuat aku berat untuk tersenyum pada detik itu.
semakin aku menahan perasaan yang seperti itu, air mata itu susah untuk disimpan lagi.. dan pada menit berikutnya, akhirnya aku menangis.

seorang sahabat tahu apa yang harus dia lakukan saat aku menangis (mungkin dia sudah memaklumi nya) dia hanya mendengarkan apa yang aku rasakan, lalu dia memberiku waktu untuk menuntaskan air mataku. dan..."jrengg...jrenggg" setelah menangis, kemudian aku mulai bisa kembali seperti tidak ada apa-apa yang terjadi barusan! haha hebat bukan?

jadi seorang perempuan akan lebih tenang ketika dia menangis. ada banyak cara yang orang lain lakukan untuk menghadapi masalahnya, tapi aku.....dengan masalah berat yang mungkin aku hadapi, air mata adalah obat yang paling hebat! dia lebih hebat dari obat penenang apapun! cukup biarkan dia keluar beberapa cc, anda bisa nikmati perasaan yang lebih legaaa.....hahaaa...

Minggu, 23 September 2012

∞ (tak hingga)

Sulit untuk memahami diriku sendiri. Apa yang aku inginkan, tidak sejalan dengan apa yang aku lakukan. Munafik bukan...

Mereka berkata aku menyukaimu, tapi kukatakan tidak. Mereka bilang aku selalu memikirkanmu, tapi kubilang itu salah. Mereka berfikir aku itu merindukanmu, dan aku menyanggahnya. Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Aku tak cukup ekspresif. Dalam hal ini, aku tak cukup percaya diri untuk menunjukkannya

Tak terhingga berapa jauh aku menghindarinya, tak hitung berapa ratus hari aku menunggumu. Dan kau tidak juga tahu.

Aku tidak tahu bagaimana cara memperlakukanmu. Aku tidak bisa berkata baik, aku bukan perempuan lembut, aku adalah pecundang. Saat aku memperlakukan mu seperti sebuah besi, ternyata kamu adalah sebuah jarum. Aku melihatmu seperti Orion, ternyata yang benar-benar nyata kamu adalah Merkurius. Aku menyukaimu, tapi aku benar-benar tidak tahu siapa kamu. Aku bukan orang yang baik.

Kamu tidak tahu aku ini siapa? Aku bukan apa-apa. Aku tidak banyak berharap. Meski tak lebih dari seribu hari lagi waktu tersisa untuk bisa melihatmu, dan tak lebih dari seribu tahun lagi aku bisa mengingatmu..

Disisa waktu ini...cukuplah anggap aku ada, aku senang. Cukuplah aku mendengar suaramu, tak apa. Cukup ingat lah aku sebagai teman dihari-hari menyebalkan-mu, aku sudah lega.

Meski begitu, aku tidak akan mudah melepasnya. Bisa dikatakan ini terlalu mahal untuk dilupakan. Kita hitung perlahan saja waktu yang tersisa, dan cukup beri aku waktu untuk menyimpannya.