Rabu, 21 Agustus 2013

Rindu

rindu,
rinduku untuk mu sudah setinggi Everest
sampai puncak nya yang dingin dan tertutup lapisan salju, tidak ada matahari
rinduku padamu sudah memenuhi setiap detak jantung
berdegup-degup memanggil namamu dalam kesunyian
dalam segala kerendahan hati, aku memikirkanmu
tidak berhenti meski aku tak lagi bersamamu atau melihat wajahmu.

meluap, seperti sungai ciliwung dikala musim hujan,
menerjang, seperti banjir lahar dingin merapi,
aku merindukanmu.

dengan segala kata-kata yang tersisa, hanya rindu yang aku rasakan.
hanya rindu yang dapat ku ucapkan,
hanya rindu yang selalu menyakitkan.

memendam rasa ini sendirian membuatku merasa gila
segila saat aku tak bisa lagi mendekatimu,
segila saat aku tidak bisa lagi mencintamu...

rinduku, bawalah pergi..
terbangkanlah sampai angkasa, biarkan terbakar lapisan ozon
kemudian membeku di ruang hampa

Selasa, 06 Agustus 2013

06/08

hai !
bagaimana kabarmu?
aku sudah melewati puluhan hujan disini, dan telah lelah menembus hatimu yang beku, seperti es..
terbayang wajah dinginmu, atau senyum tipismu setiap aku melihat langit kamar.
ya, aku ingat kamu pernah disini, ditempat ini beberapa tahun yang lalu.
aku hampir lupa, atau kamu mungkin sudah melupakannya.
waktu kita sudah dekat,
waktu kita sudah habis, hampir....

andaikata aku seekor tikus, aku tidak akan berani mencintaimu
ya, kamu ular dan aku tikus
aku hidup dibawah tanah dengan menggali lubang-lubang kecil untuk bersembunyi
berkeliaran di got basah dan bau untuk mencari sepotong roti
sedangkan kamu? sesekali kedalam got itu untuk menangkap seekor tikus besar yang gemuk
aku hidup, bukan untuk kamu cintai
aku diciptakan hidup untuk kau makan

ha ha ha, tapi kenyataan nya kita hanyalah seorang manusia
manusia yang berbeda kasta, mungkin

selamat malam, minal aidzin wal faidzin,
mohon maaf lahir batin, kawan .......

Rabu, 12 Juni 2013

when I pretend to be normal. It’s just ridiculous !

tahun ini, apa yang akan kamu lakukan pada hari ulangtahunku?
apakah sama seperti tahun-tahun sebelumnya?
aku kira, kamu tidak mengingat kapan hari ulangtahunku
hari kelahiranku.
tapi tenang saja, aku masih mengingat hari ulangtahunmu
yang aku pikirkan sekarang adalah 21 kali hari itu berlalu,
aku tidak pernah mendapat ucapan selamat ulangtahun darimu
bagiku, hubungan kita tidak se-erat hubungan kucing dan anaknya

kamu ada, tapi tak ada... kamu hidup namun seperti mati.
kadang aku ingin, setidak nya kita akhiri hubungan kita didunia ini,
kamu yang mati, atau aku yang mati. hanya ini jalan keluarnya
bagi ku semakin cepat sakit ini hilang akan lebih baik
karena rasanya sangat menyiksa, karena aku tumbuh dewasa dengan perasaan seperti ini
perasaan seperti ini mengganggu perkembangan emosi ku
aku takut melihat orang lain, aku takut berhubungan dengan laki-laki..
laki-laki sepertimu
aku takut berpacaran, aku takut menikah, aku takut sesuatu bernama rumah tangga,
aku tidak percaya pada lembaga pernikahan !
dan aku takut aku akan menemui orang sepertimu dimasa depan. aku takut

saat aku mendengar orang lain mengeluh tentang hidupnya, masalahnya, keluarganya...
aku hanya diam. aku lebih menyedihkan dari cerita yg mereka punya tapi aku tidak pernah menceritakannya
when I pretend to be normal. It’s just ridiculous !!!
untuk menjadi normal dimata orang lain aku harus berusaha keras. dan itu rasanya....
sangat menyakitkan.

pernah aku melalui hari yang sangat melelahkan. aku ingin kuliah. aku ingin bersekolah. aku ingin bahagia.
aku ingin sepeti mereka. aku ingin bersama. aku ingin memelukmu. aku ingin tertawa bersamamu. aku ingin menceritakan temanku, pacarku atau orang yang membuatku marah,
aku ingin ini... aku ingin itu...
tapi saat aku bangun, ternyata semua tidak pernah terjadi...

aku salah apa? kenapa aku begini?
kenapa aku disini?
kenapa aku tidak bisa memiliki apa yang aku miliki?
mengapa...aku harus hidup dengan perasaan seperti ini?
 
why ? why God ? give a reason...

Minggu, 21 April 2013

aku tidak bisa melupakanmu dengan cepat, secepat orang lain berkata 'move on' !

kubilang dulu, aku menyukainmu, kan?
aku tidak berkata, aku tidak menyukaimu lagi, kan?
iya kan?
apa aku terlihat seperti itu? ya, mungkin itu yang terlihat sekarang.
aku terlihat tidak bisa lagi menyukaimu, padahal aku ingin sekali terihat seperti dulu, seperti saat aku benar-benar menyukaimu.

aku juga tidak tau kenapa.
setiap melihatmu, sedetik kemudian aku melempar muka menghindar, agar aku tidak 'tertangkap' sedang melihatmu.
setiap langkah kaki ingin mendekatimu, belasan langkah berikutnya akan kubelok'kan ke arah lain untuk menjauhimu.
setiap mereka membicarakanmu, akan kualihkan pembicaraan itu, agar aku tidak memiliki kesempatan untuk menyebutkan namamu meski hanya di pikiranku.

dan aku selalu senang meski hanya bisa melihatmu dari arah belakang. aku senang meski hanya melihatmu sedetik saja setiap harinya. aku sangat sangat senang, meski hanya memikirkanmu.
 
mereka bilang 'move on'. aku bilang, aku tidak mudah melupakan sesuatu.
meskipun banyak yang lain, yang katanya lebih baik. tapi, aku tidak bisa melupakanmu dengan cepat, secepat orang lain berkata 'move on' !


Rabu, 10 April 2013

the first and the last

Dulu ada dia pernah menghadirkan cerah disetiap siang dan malam yang bertabur bintang.
Dulu  terkadang membuat hari-hari terasa mendung dan sesekali hujan.
Dulu ada dia, ada cerita rahasia yang mengalir tiap harinya.
Dulu ada dia....ada cinta yang tidak pernah tersampaikan.
Dia dan aku.
aku ingat terakhir kali berbicara dengan dia.
suatu malam di bulan November. Aku kira itu adalah malam pertama awal kami akan berbicara setelah sekian lama kami tidak pernah melakukannya. Tapi ternyata, justru itu menjadi terakhir kalinya...
Entah apa yang menjadikan seolah dia pergi jauh. Aku tidak pernah tau.
Mungkin yang aku ketahui dan sadari, aku bersalah.
Sejak kecil aku bukan lah seorang pengecut, yang bersalah dan tidak mau minta maaf. Aku selalu meminta maaf sewaktu aku melakukan kesalahan. Aku melakukannya.
Aku ingin meminta maaf, karena sekarang aku sudah dewasa. Aku bukan lagi anak umur 9 tahun.
Tapi kesempatan tidak pernah datang sampai bencinya mungkin sudah terakumuasi hingga membentuk gunung berapi.
huufftttt.....rasanya sangat menyiksa. Aku lebih senang melihat kelangit yang setiap hari hujan, hanya ingin bertanya "apakah lelah menjadi hujan?"
Rasanya....terkesan cinta itu sia-sia bukan? Padahal dia mungkin tidak tau cinta seperti apa yang sia-sia.
Karena ada dia...

Senin, 11 Maret 2013

for you...

At the end of this road I walk on
At this road that was allowed to me
I, who used to love and love you more
Remain here alone...

All my love has burned up 
and the only thing remaining
Is the exhausted scars from waiting
I can't forget a person like you
Only tears fall

When my love has all washed away
Only the longing scars remain
Only the words, “good bye” remain
So I can't forget you !

When I meet you...
I can tell you now that I longed for you
I long for you, so I couldn’t forget you..

Minggu, 10 Maret 2013

there is memory

diantara sela-sela daun, diantara ranting-ranting yang tajam
aku mengingatmu
dalam senyum yang diterpa cahaya matahari dari rerimbunan daun
aku menunggu mu
satu, dua, tiga...
kuhitung jajaran memori yang masih bisa kuingat
tapi, hanya yang hitam saja yang selalu muncul
apakah hanya itu memori yang kita punya?

senyum yang selalu kuingat
apakah itu nyata atau semu?

seandainya itu nyata, benarkah nyata?
akan jadi melegakan, aku  tidak hanya bermimpi
tapi bagaimana ternyata itu tak lebih dari sekedar bayangan semu?


if there is no memory, you can't be with them in your heart
if you have your memory, you can be with them forever